Xiaomi Masuk Daftar Hitam Pemerintah Amerika Serikat, Kenapa?
Perusahaan tehnologi Xiaomi secara mengagetkan di-blacklist alias masuk daftar hitam oleh perintah Presiden AS Donald Trump. Walau sebenarnya, periode kedudukan Donald Trump selaku presiden tinggal enam hari kembali.
Harus dipahami, ini menambahkan daftar perusahaan Tiongkok yang masuk di daftar hitam AS. Sekarang ini, Xiaomi adalah manufacturing paling besar ke-3 di dunia.
Mencuplik The Verge, Jumat (15/1/2021), Departemen Pertahanan AS masukkan Xiaomi ke daftar hitam karena dipandang seperti perusahaan punya militer Tiongkok yang berhaluan komunis.
Laporan Reuters awalnya menyebutkan, ada 9 perusahaan Tiongkok yang lain masuk di dalam blacklist pemerintahan AS sebab tuduhan sama. Info ini berdasar satu dokumen yang disaksikan oleh Reuters.
Ditempatkannya Xiaomi dan beberapa perusahaan Tiongkok yang lain ke dalam blacklist bermakna pemerintahan larang ada investasi dari investor AS ke beberapa perusahaan itu.
Bahkan juga, investor AS diminta melepas pemilikan mereka di perusahaan Tiongkok ini, per 11 November 2021.
MPO Slot Online Saat itu, Kedutaan Besar Tiongkok di Washington, Xiaomi, dan Comac tidak menyikapi keinginan tanggapan atas masuknya Xiaomi dan beberapa perusahaan ke dalam blacklist.
Daftar hitam atas beberapa perusahaan Tiongkok ini adalah sisi dari usaha Presiden Donald Trump untuk perkuat jalannya batasi dampak Tiongkok di AS, menjelang beberapa hari akhir periode kedudukannya.
Reuters menulis, daftar hitam ini sesungguhnya sudah diamanahkan oleh undang-undang AS tahun 1999 yang mengharuskan Departemen Pertahanan membuat daftar perusahaan yang dipunyai atau dikontrol oleh militer Tiongkok.
Daftar hitam yang dikeluarkan oleh Departemen Pertahanan ini berbeda dengan daftar hitam yang dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan.
Daftar hitam perdagangan lebih mengarah pada larangan perusahaan AS untuk mengekspor tehnologi mereka ke beberapa perusahaan yang masuk daftar. Misalkan Qualcomm dan Google yang tidak dibolehkan menyuplai baik chipset dan software untuk Huawei.
Pentagon --sebutan untuk Departemen Pertahanan AS-- baru memulai patuhi ada daftar hitam pertahanan ini pada sebuah 2 tahun ke belakang.
Selama ini telah ada 35 perusahaan yang masuk daftar hitam, terhitung raksasa perusahaan minyak CNOOC dan pembikin chipset terpenting Tiongkok SMIC.
Beberapa perusahaan yang masuk ke daftar hitam pertahanan adalah perusahaan yang mempunyai tujuan ke industri dan specialistasi di bagian penerbangan, kedirgantaraan, pembikin kapal, bahan kimia, telekomunikasi, konstruksi, infrastruktur dan sebagainya.
Tidak cuman Xiaomi, awalnya Huawei ada juga dalam perincian hitam ini. Bahkan juga spesial Huawei, anggota parlemen AS mempunyai kecemasan lebih atas infrastruktur mobile yang sering dipakai di beberapa negara di dunia.
